dimana Phobos terjadi | stay, leave

saya baru saja pulang dari muter2 jogja nyari tempat print2an yang bisa ngeprint ukuran A1 (sumpah awalnya disuruh A3 tapi tau2 ganti asatu zz). luar biasanya adalah hari ini idul adha yang menyebabkan toko penjual jasa pengeprintan ini banyak yang tutup. *anjrit, kenapa juga garap mepet2* okelah. akhirnya saya disms teman sekampus saya kalo ada yang buka di daerah concat. buset jauh banget, saya baru muter2 dari selatan itu, saya putuskan untuk mendatangi rekomendasi dari si ogik, spektrum, sama 2 yang di gejayan, itu juga tutup semua. mengingat bensin saya tinggal seliter lagi di tangki, saya tidak boleh buang2 waktu lagi, akhirnya saya ke daerah concat, disana sudah ada teman2 kampus menunggu, dan untunglah saya sudah di antriin, jadi ga perlu nunggu kloter berikutnya untuk ngeprint. setelah ngobrol2 ternyata harga ngeprint pake kertas jerman (gatau tulisanya gimana) ukuran A1 ini adalah sebagai berikut:

“enam puluh ribu rupiah”

ya tuhan.

duit saya tinggal 62 ribu di dompet dan bensin saya tinggal sak encrit. tapi untunglah si ogik mamen menawarkan bantuan jika terjadi apa2, thanks mate. tapi syukurlah saya bisa sampe rumah kok ini 😉 setelah membayar “enam puluh ribu rupiah” ini, kami menunggu print2an tersebut jadi, setelah jadi ternyata masih dalam ukuran besar sekali, berapa meter kali berapa meter, setelah dipotong dengan tidak rapi -,- menjadi beberapa bagian, akhirnya digulunglah pekerjaan saya dan teman2 menjadi satu, dan pada akhirnya saya lah yang membawa semua pekerjaan-pekerjaan itu karena saya harus mengoreksi apa yang salah di dalamnya.

tunggu sebentar.

emang ini ngeprint apa yah ?

maaf sekali lupa bilang dari awal, jadi ceritanya begini:

saya dan seluruh teman sekelas diberikan tugas membuat maket ambivalence, dan apa itu ambivalence cari sendiri jawabanya. setelah browsing blablabla, saya menarik kesimpulan kalo maket ini diharuskan untuk galau.

jeng jeng.

oke, kemaren sebelum beli bahan2 maket. ayah saya jatuh waktu tenis, tapi bukan naik motor seperti yang saya tulis di fb (ini gara2 salah paham sama ibu saya -,-) dan makasih juga ternyata yang perhatian gara2 status itu banyak juga :3 *malah seneng* ceritanya saya cari taksi untuk ke rumahsakit menjenguk ayah saya dan ga ketemu. akhirnya saya tanya si neni nomer telpon taksi berapa, dia jawab 343434. saya tanya lagi bukan 373737 ?. dia jawab oh iya *dia ketawa cekikian di sms dan saya ga ngerti -,-* setelah telpon taksi dan menunggu cukup lama akhirnya saya danet dan ibu saya menuju bethesda dan sampe disana ayah saya malah cengar cengir, dan beliau cerita bagaimana kronologis jatuhnya. dan itu konyol. sumpah pak, saya sudah khawatir. setelah dari bethesda kami sekeluarga ke toko merah untuk membeli perangkat perang. dan sampai dirumah ternyata sudah ada ogik dan agung yang menunggu dan akhirnya kita dirumah saja menikmati hujan.

bermodal patah hati dan kegalauan yah, gitu lah, saya membuat desain setelah si agung dan ogik pulang. malam itu sedih yang menang saya lalu memutuskan tidur. desain ini baru sebatas dasar dan saya belum tau mau di gimanain. ke esokan harinya setelah curhat ke tuhan waktu solat id, saya membuat desain yang lebih naik lagi bukan cuma dasar. saya merasa bersyukur diberikan sedih dan galau ini, karena ide muncul gitu aja. but you knowlah, semuanya jadi keliatan sedih. bahkan di desain maket ini

kemudian potong sana, potong sini jadilah dasar

ga rapi? emang, saya gamau naruh hati saya terlalu banyak di maket ini. setelah itu mulai ke atas atas, akhirnya jadi. proses ke atas2 itu memakan waktu kurang lebih 8 jam, dari pagi saya ngerjain -,-. emang dipake nyambi sih dan finishnya seperti ini nih:

monitornya

nah, ini adalah maket stage, saya kasih nama Phobos Stage, kenapa? oke cerita lagi 😀 Phobos adalah salah satu satelitnya planet mars, dan phobos itu adalah kuda perangnya dewa Ares di mitologi yunani kuno. saya terinspirasi dari game bernama Starcraft II yang addicted banget, di sana phobos itu merupakan kendaraan perang yang bisa nyerang dari bawah tanah, damagenya keren banget. nah nanti ada filosofinya, setelah itu saya gabungin filosofi2 yang saya bayangkan di dalam maket ini.

pertama, desain garis marka jalan yang lewat di atas panggung melambangkan aliran mainstream, dan saya buat panggung ini untuk memenuhi kehausan gigs para band2 indie yang berada di bawah mainstream, dan emang stage ini di khususkan untuk indie scen.  makanya jalan itu berada di atas.

kedua, nama Phobos yang berarti kuda perang dan juga bahtera perang di Starcraft II maksudnya stage ini sebagai “kendaraan” para indiependent2 untuk bisa nongol dari “tanah”

ketiga, simbol peace pada base, itu emang sedikit di modifikasi, tapi intinya adalah simbol peace ini ada di stage, jadi misalnya ada gigspun dia harus membawa kedamaian, moshing boleh aja, tapi tetap damai 😀

keempat, tiga tingkatan stage dan 3 lapis naungan, yang mewakili 3 struktur penting dalam bangunan maupun dalam bermusik yaitu landasan, tegakan dan naungan.

intinya itu sih, sebenernya masih ada unsur lain lagi kayak warna hitem putih itu dari yin dan yang, entah kenapa tiap matkul perancangan ini saya sering banget masukin unsur yin dan yang.

yaudah gitu aja, penjelasan singkatnya. saya kasih foto2 perspeksi lainya

tampak depan

tampak atas, keliatan kan gabungan garis sama lengkung smooth ?

tampak samping

perspektif

lil bit closer, dan keliatan banget cacatnya

yaudah segitu dulu aja foto2nya, besok update kalo sempat 😀 nah terus dari maket itu kita disuruh bikin sama yang namanya APREB, itu adalah poster teknik, jadinya harus blablabla lah. disain APREB saya seperti ini

barusan ngerender jadi lebih mini ukuranya, leptop langsung panas

terimakasih sepertinya leptop ini sudah terlalu panas dan saya mau tidur. oh iya satu lagi, saya barusan memberi identitas pada tabung saya:

 

stay, leave

 yeah buat kamu disana “you may stay, you may leave. you probably go and they probably win. and i choose to stay in here”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s